Harapan di Tengah Duka Jelang Idul Fitri: Perjuangan Nazariah Merawat Tiga Buah Hatinya

Tim Siyasah
29.3.25
Last Updated 2025-03-30T02:02:52Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates

EMPAT bulan setelah kehilangan suaminya, Nazariah (42) masih berjuang keras menghadapi kenyataan pahit yang menimpanya. Suaminya, yang selama ini menjadi tulang punggung keluarga, pergi untuk selamanya, meninggalkan Nazariah sendirian membesarkan tiga anak mereka.

Ia hidup dalam kondisi ekonomi yang sulit. Kebutuhan sehari-hari terus menekan. Namun, Nazariah tak pernah kehilangan harapan.

Harapan itu hadir ketika Himpunan Mahasiswa Aceh Timur (HIMAT) Lhokseumawe - Aceh Utara menyambangi Desa Seuneubok Kuyun, Kecamatan Idi Timur, Kabupaten Aceh Timur, pada Sabtu (29/3/2025). Suasana jelang Idul Fitri yang seharusnya penuh sukacita justru terasa berat bagi Nazariah. Namun, kehadiran mahasiswa HIMAT membawa secercah kebahagiaan. Mereka membawa bantuan khusus untuk para ibu rumah tangga yang kehilangan tulang punggung keluarga, termasuk Nazariah.

Saat menerima bantuan, air mata Nazariah tak terbendung. "Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi saya dan anak-anak. Sejak suami meninggal, saya harus berjuang sendiri. Tapi saya percaya, Allah selalu punya cara menolong hamba-Nya," ujarnya penuh haru.

Namun, momen paling menggetarkan hati datang dari salah satu anak Nazariah. Dengan wajah polos, ia mengungkapkan keinginan sederhananya.

"Gop mangat na ayah, long hana ayah hana pat long lake sapu," ucapnya lirih. Ia mengungkapkan tentang kondisi setelah ayahnya meninggal dunia. Kalimat itu membuat suasana mendadak hening. Beberapa mahasiswa HIMAT tak kuasa menahan air mata.

HIMAT Berbagi

Ketua Umum HIMAT, Zulkarnaini, mengatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pemberian bantuan, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama. "Kami ingin berbagi, bukan hanya dalam bentuk materi, tetapi juga kepedulian dan empati. Mendengar cerita ibu Nazariah dan anak-anaknya, kami semakin yakin bahwa berbagi bukan soal seberapa besar yang kita punya, tetapi seberapa tulus kita peduli," ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk terus menebar kebaikan. HIMAT berkomitmen menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan agar senyum dan harapan tetap menyala di tengah perjuangan mereka.

"Kami ingin menunjukkan bahwa di tengah keterbatasan, masih ada tangan-tangan yang siap membantu, masih ada hati yang peduli, dan masih ada masa depan yang bisa diraih dengan semangat dan kebersamaan," tambah Zulkarnaini dengan optimisme.

Bagi Nazariah dan anak-anaknya, bantuan yang diterima bukan sekadar materi, melainkan secercah harapan untuk terus melangkah maju.(Tim Siyasah)
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl