![]() |
Warga binaan Lapas Kelas IIB Langsa mengangkut hasil panen jagung, Sabtu (15/3). |
LANGSA, SIYASAH News | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Langsa terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satu wujud nyata dari upaya tersebut adalah panen jagung yang berhasil dilakukan di lahan pertanian yang dikelola warga binaan pada Sabtu (15/3).
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga masyarakat luas. Selain itu, panen jagung ini mendukung program akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIB Langsa, A. Halim Faisal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Lapas Langsa dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat.
"Kami berupaya memberikan keterampilan bertani yang bermanfaat bagi warga binaan, sehingga mereka dapat mandiri dan produktif setelah bebas nanti," ujarnya.
Lebih lanjut, Kalapas menambahkan bahwa panen jagung mandiri ini juga merupakan kontribusi Lapas Langsa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
"Kami bangga dapat turut serta dalam upaya menjaga stabilitas pasokan pangan, terutama di tengah kondisi global yang penuh tantangan," tambahnya.
Kegiatan panen ini melibatkan partisipasi aktif warga binaan yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dan pendampingan teknis dari petugas Lapas.
"Kami memberikan apresiasi kepada seluruh warga binaan yang telah bekerja keras dan berdedikasi dalam mengelola lahan pertanian ini," tutup Kalapas.
Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Langsa tidak hanya berperan sebagai tempat pembinaan, tetapi juga turut mendukung ketahanan pangan serta membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat menjadi bekal berharga di masa depan.(Rd)
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga masyarakat luas. Selain itu, panen jagung ini mendukung program akselerasi yang dicanangkan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIB Langsa, A. Halim Faisal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Lapas Langsa dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat.
"Kami berupaya memberikan keterampilan bertani yang bermanfaat bagi warga binaan, sehingga mereka dapat mandiri dan produktif setelah bebas nanti," ujarnya.
Lebih lanjut, Kalapas menambahkan bahwa panen jagung mandiri ini juga merupakan kontribusi Lapas Langsa dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
"Kami bangga dapat turut serta dalam upaya menjaga stabilitas pasokan pangan, terutama di tengah kondisi global yang penuh tantangan," tambahnya.
Kegiatan panen ini melibatkan partisipasi aktif warga binaan yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dan pendampingan teknis dari petugas Lapas.
"Kami memberikan apresiasi kepada seluruh warga binaan yang telah bekerja keras dan berdedikasi dalam mengelola lahan pertanian ini," tutup Kalapas.
Dengan adanya kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Langsa tidak hanya berperan sebagai tempat pembinaan, tetapi juga turut mendukung ketahanan pangan serta membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat menjadi bekal berharga di masa depan.(Rd)