Pj. Keuchik Lhok Rambong, Ismail, mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi tradisi tahunan ini. Ia menyebut, pembagian daging ini dapat terlaksana berkat partisipasi masyarakat serta dukungan dari berbagai pihak.
"Alhamdulillah, dengan izin Allah, tahun ini kita dapat membagikan daging meugang kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali. Sebanyak 66 kepala keluarga (KK) menerima daging secara gratis. Selain itu, kami juga membagikan 40 kain sarung dari sumbangan PT Medco, sementara sisanya berasal dari dana desa," ujar Ismail.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. "Terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi. Semoga keberkahan Ramadan senantiasa menyertai kita semua," tambahnya.
Kegiatan berbagi daging ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Seorang warga mengungkapkan rasa syukur karena pembagian daging ini sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan keluarga menjelang Ramadan.
"Kami sangat terbantu dengan adanya pembagian daging ini. Dana yang biasanya kami gunakan untuk membeli daging bisa dialokasikan untuk keperluan lain selama bulan puasa," ujarnya.
Tak hanya warga kurang mampu, masyarakat dari berbagai lapisan ekonomi juga merasakan manfaat dari program ini. "Bukan hanya warga miskin, tetapi juga masyarakat kelas menengah ke atas turut mendapatkan daging dan sarung," kata seorang warga lainnya.
Pj. Keuchik Lhok Rambong berharap tradisi berbagi daging meugang ini dapat terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang. "Semoga keuchik terpilih nantinya bisa meneruskan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat," harapnya.
Suasana kebersamaan sangat terasa dalam kegiatan ini. Perangkat desa dan warga bahu-membahu menyiapkan paket daging sebelum dibagikan. Kegiatan ini bukan hanya sekadar berbagi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga. (bsi)