LANGSA, SIYASAH News | Suasana haru dan kebahagiaan menyelimuti Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Langsa pada hari ketiga Idul Fitri, Rabu (2/4/2025). Ratusan keluarga datang berbondong-bondong untuk bersilaturahmi dengan warga binaan pemasyarakatan (WBP), membawa nuansa kebersamaan yang erat meski dalam keterbatasan.
Tercatat sebanyak 452 orang pengunjung hadir untuk bertemu dengan 113 WBP. Kunjungan berlangsung dengan tertib dan kondusif di bawah pengawasan petugas Lapas, yang dibantu oleh petugas Bapas Lhokseumawe serta aparat penegak hukum setempat.
Kepala Lapas Kelas IIB Langsa, A. Halim Faisal, menegaskan bahwa layanan kunjungan ini menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan kekeluargaan bagi warga binaan, terutama di momen penuh makna seperti Idul Fitri.
Pihak Lapas memastikan bahwa WBP tetap dapat merasakan kehangatan keluarga di Hari Raya. Silaturahmi ini diharapkan bisa memberikan semangat bagi mereka untuk menjalani masa pembinaan dengan lebih baik.
Untuk menjaga keamanan, pihak Lapas menerapkan prosedur ketat, termasuk pemeriksaan barang bawaan serta aturan kunjungan yang telah ditetapkan. Meski demikian, pengunjung tetap merasa nyaman dan bersyukur bisa bertemu dengan keluarga mereka.
Nazruddin, salah satu pengunjung, mengungkapkan rasa syukur karena dapat bertatap muka langsung dengan kerabatnya yang tengah menjalani pembinaan.
"Momen ini sangat berarti bagi kami. Bisa bertemu keluarga di hari Lebaran adalah berkah yang luar biasa," ujarnya penuh haru.
Kegiatan kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menjadi harapan baru bagi WBP untuk terus berbenah diri. Lapas Kelas IIB Langsa berharap, momen spesial ini dapat memberi dorongan positif bagi warga binaan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.(Rdn)
Tercatat sebanyak 452 orang pengunjung hadir untuk bertemu dengan 113 WBP. Kunjungan berlangsung dengan tertib dan kondusif di bawah pengawasan petugas Lapas, yang dibantu oleh petugas Bapas Lhokseumawe serta aparat penegak hukum setempat.
Kepala Lapas Kelas IIB Langsa, A. Halim Faisal, menegaskan bahwa layanan kunjungan ini menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan kekeluargaan bagi warga binaan, terutama di momen penuh makna seperti Idul Fitri.
Pihak Lapas memastikan bahwa WBP tetap dapat merasakan kehangatan keluarga di Hari Raya. Silaturahmi ini diharapkan bisa memberikan semangat bagi mereka untuk menjalani masa pembinaan dengan lebih baik.
Untuk menjaga keamanan, pihak Lapas menerapkan prosedur ketat, termasuk pemeriksaan barang bawaan serta aturan kunjungan yang telah ditetapkan. Meski demikian, pengunjung tetap merasa nyaman dan bersyukur bisa bertemu dengan keluarga mereka.
Nazruddin, salah satu pengunjung, mengungkapkan rasa syukur karena dapat bertatap muka langsung dengan kerabatnya yang tengah menjalani pembinaan.
"Momen ini sangat berarti bagi kami. Bisa bertemu keluarga di hari Lebaran adalah berkah yang luar biasa," ujarnya penuh haru.
Kegiatan kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menjadi harapan baru bagi WBP untuk terus berbenah diri. Lapas Kelas IIB Langsa berharap, momen spesial ini dapat memberi dorongan positif bagi warga binaan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.(Rdn)