Kisah Haru Pemulangan AM, Warga Aceh yang Mengalami Depresi di Malaysia

Tim Siyasah
2.4.25
Last Updated 2025-04-03T06:42:06Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan gotong royong dapat menjadi jembatan bagi mereka yang sedang dalam kesulitan
Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman Haji Uma bersama  Wakil Gubernur ikut membantu kepulangan AM dari Malaysia. 

ACEH UTARA, SIYASAH News | Perjalanan panjang akhirnya membawa AM (45), warga Kecamatan Nibong, Kabupaten Aceh Utara, kembali ke kampung halamannya setelah mengalami tekanan mental selama merantau di Malaysia. Kepulangannya menjadi momen haru yang melibatkan banyak pihak yang peduli.

AM dan keluarganya tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, pada Minggu (30/3/2025) pukul 14.40 WIB. Dari sana, mereka melanjutkan perjalanan ke Aceh Utara dengan mobil minibus Hiace yang disediakan oleh Haji Uma, seorang anggota DPD RI asal Aceh yang dikenal aktif membantu perantau Aceh di luar negeri.

Proses pemulangan AM bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan waktu dan koordinasi panjang dengan berbagai pihak, termasuk Wakil Gubernur Aceh melalui Baitul Mal Aceh serta Persatuan Perantau Aceh Malaysia (PPAM). Total biaya yang dikeluarkan untuk pemulangan ini mencapai Rp 31.700.000, yang bersumber dari keluarga, Baitul Mal Aceh, dan bantuan pribadi dari Haji Uma.

Kepulangan AM berawal dari surat permohonan yang diajukan oleh Kepala Desa (Keuchik) Gampong kepada Haji Uma dan Wakil Gubernur Aceh. Surat tersebut mengungkapkan kondisi AM yang mengalami gangguan kesehatan di Malaysia dan memohon bantuan agar ia bisa kembali ke tanah air.

Rasa syukur dan haru pun terpancar dari keluarga AM. Adiknya, Ema, mengungkapkan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah membantu.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua yang sudah membantu, terutama Haji Uma, Wakil Gubernur Aceh, serta Ketua PPAM di Malaysia," ujar Ema.

Pemulangan warga Aceh yang mengalami kesulitan di perantauan, khususnya di Malaysia, telah menjadi perhatian utama bagi Haji Uma. Ia kerap turun tangan membantu mereka yang membutuhkan, baik dalam proses pemulangan maupun bentuk bantuan lainnya. Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian dan gotong royong dapat menjadi jembatan bagi mereka yang sedang dalam kesulitan.(Jimbrown)
iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl